Pada hari Rabu, 16 Desember 2025, Aula Kampung Badransari menjadi pusat pelaksanaan kegiatan visitasi Sistem Informasi Pemerintahan Desa dan Kelurahan (SIPDESKEL). Kegiatan ini diikuti oleh dua kampung, yakni Kampung Badransari sebagai tuan rumah dan Kampung Asto Mulyo sebagai kampung peserta. Visitasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan tata kelola pemerintahan kampung yang transparan, akuntabel, serta berbasis teknologi informasi.
Sejak pagi hari, aparatur kampung dari kedua kampung telah memadati Aula Kampung Badransari. Suasana kegiatan tampak tertib dan kondusif, mencerminkan kesiapan panitia serta keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Hadir dalam kegiatan tersebut para perangkat kampung, operator SIPDESKEL, perwakilan kecamatan, serta tim visitasi yang bertugas melakukan penilaian dan evaluasi terhadap implementasi SIPDESKEL di masing-masing kampung.
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh perwakilan pemerintah Kampung Badransari. Dalam sambutannya, disampaikan ucapan selamat datang kepada tim visitasi dan seluruh peserta, khususnya dari Kampung Asto Mulyo. Disampaikan pula bahwa pelaksanaan SIPDESKEL merupakan komitmen pemerintah kampung dalam mendukung digitalisasi administrasi pemerintahan, pelayanan publik yang lebih cepat, serta penyediaan data yang akurat dan terintegrasi.
Selanjutnya, tim visitasi memberikan penjelasan mengenai tujuan dan mekanisme kegiatan visitasi SIPDESKEL. Visitasi ini bertujuan untuk menilai sejauh mana penerapan SIPDESKEL telah berjalan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan, mulai dari kelengkapan data profil kampung, administrasi pemerintahan, data kependudukan, hingga dokumentasi kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Selain penilaian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan dan pendampingan agar kampung dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi.
Kampung Badransari mendapat kesempatan pertama untuk memaparkan pelaksanaan SIPDESKEL di wilayahnya. Operator SIPDESKEL Kampung Badransari mempresentasikan berbagai data dan fitur yang telah diinput dalam sistem, termasuk profil kampung, struktur organisasi pemerintahan, data lembaga kemasyarakatan, serta potensi kampung. Tim visitasi mencermati setiap paparan dengan seksama, sembari memberikan masukan dan catatan terkait aspek teknis maupun substansi data.
Setelah itu, giliran Kampung Asto Mulyo yang menyampaikan paparan terkait implementasi SIPDESKEL. Presentasi ini menunjukkan upaya Kampung Asto Mulyo dalam menyesuaikan administrasi kampung dengan sistem digital, meskipun masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan waktu penginputan data. Tim visitasi memberikan apresiasi atas komitmen yang telah ditunjukkan, serta memberikan saran konstruktif untuk perbaikan ke depan.
Selain sesi presentasi, kegiatan visitasi juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Pada sesi ini, aparatur kampung dari kedua kampung tampak aktif menyampaikan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan SIPDESKEL. Diskusi berlangsung interaktif dan memberikan wawasan baru, terutama terkait strategi pemutakhiran data secara berkala dan pentingnya kerja sama antarperangkat kampung.
Tim visitasi menekankan bahwa SIPDESKEL bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting dalam perencanaan pembangunan kampung. Data yang valid dan terbarui akan sangat membantu pemerintah kampung dalam mengambil keputusan yang tepat sasaran, menyusun program kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menjelang akhir kegiatan, tim visitasi menyampaikan hasil penilaian sementara dan rekomendasi umum kepada kedua kampung. Kampung Badransari dinilai telah menunjukkan kesiapan dan kelengkapan data yang cukup baik, sementara Kampung Asto Mulyo diharapkan dapat terus melakukan pembenahan dan peningkatan pengelolaan SIPDESKEL. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kebersamaan.
Secara keseluruhan, visitasi kegiatan SIPDESKEL di Aula Kampung Badransari pada Rabu, 16 Desember 2025, berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kolaborasi. Diharapkan melalui kegiatan ini, baik Kampung Badransari maupun Kampung Asto Mulyo dapat semakin optimal dalam menerapkan SIPDESKEL, sehingga terwujud pemerintahan kampung yang modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.